Ketika kebanyakan penumpang takut terhadap turbulensi, para pramugari justru lebih menikmatinya.
Barbie, 29 tahun, yang berasal dari Argentina mengatakan bahwa pramugari menyukai turbulensi, karena mereka bisa beristirahat sejenak dan harus duduk di kursi. Mereka juga tidak bisa berdiri untuk menyiapkan makanan.
“Kami biasa (menghadapi) turbulensi, jadi kami tidak takut dengan itu.”
(Salman Mardira)