Sebagaimana kondisi di sana, berbeda dengan Indonesia saat ini. Menurut Menkes Budi, subvarian BF.7 tidak dapat menembus sistem kekebalan tubuh (antibodi/Imunitas) masyarakat Indonesia.
"Jadi pada masa perang kita harus tahu musuhnya siapa dan kita mesti kuat sistem pertahanan. Kita alhamdulillah rejeki anak sholeh, imunitas kita luar biasa kuat kombinasi dari vaksinasi dan infeksi, jadi ada secara buatan kita suntik tapi ada secara alamiah memang terjaga," ucap Menkes Budi.
(Dyah Ratna Meta Novia)