Pura Ulun Danu Bedugul Hadirkan Parade Budaya 'Gebogan' Jelang Libur Tahun Baru 2023

Antara, Jurnalis
Senin 26 Desember 2022 00:03 WIB
Parade Gebogan di Bali (Foto: Shutterstock)
Share :

PENGELOLA Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pura Ulundanu Beratan, Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali, menghadirkan Parade Budaya 'Gebogan' menjelang libur Tahun Baru 2023.

"Wisata yang dikemas dalam balutan budaya itu kami harapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata Bali," kata Humas Objek Wisata Pura Ulundanu Bedugul, Bali, Made Sukarata, mengutip Antara.

Kehadiran parade budaya di tengah para wisatawan di objek wisata Bedugul menjelang akhir tahun ini disambut positif oleh wisatawan, sehingga mereka tak segan mengabadikan momen parade tersebut dengan kamera ponselnya.

Untuk kembali mendongkrak kunjungan wisatawan ke objek wisata Bedugul, Made Sukarata mengatakan pihaknya menampilkan sajian Parade Budaya 'Gebogan' pada 22-29 Desember 2022 guna menarik wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru.

Selain sebagai tujuan untuk promosi wisata, ia menjelaskan parade budaya tersebut sebagai bentuk untuk mengenalkan budaya Bali, khususnya kepada wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: Wisman ke Bedugul Bali Naik 30 Persen, Ini 3 Asal Negaranya

"Setelah pandemi kunjungan wisatawan meningkat, mulai hari ini kita melaksanakan parade Gebogan dan ke depan kita akan menyelenggarakan parade ini setiap satu tahun sebagai upaya menggaet wisatawan untuk datang ke Bedugul," ujarnya.

Mengenai aturan KUHP yang baru saja disahkan berkaitan dengan pariwisata, ia menilai aturan itu tidak membawa pengaruh bagi wisatawan asing yang datang ke objek wisata Bedugul, karena kunjungan wisman ke objek wisata ini justru meningkat, dari biasanya 500 orang per hari, saat kini mencapai 800 orang per hari.

Apalagi, pihaknya menyajikan Gebogan yang merupakan prosesi sesaji yang terdiri dari kumpulan buah-buahan, jajan atau bunga yang disusun rapi di atas sebuah dulang, lalu dibawa oleh ibu-ibu menuju pura sebagai bentuk persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa saat upacara di pura.

Parade yang melibatkan 12 desa adat, enam kelian desa wilayah Baturiti, dan dua pengayah panebaya marga itu merupakan bagian dari pengempon Pura Ulun Danu Beratan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya