Lebih Dari 2.000 Warga Blitar Tiba-Tiba Alami Gangguan Jiwa Berat, Benarkah Karena Covid?

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 21 Desember 2022 22:30 WIB
Ilustrasi. (foto: Unsplash)
Share :

TERHITUNG sejak tahun 2021, ribuan warga Blitar, Jawa Timur alami gangguan jiwa berat. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai mencapai 2.146 jiwa.

Dari jumlah itu, ada sekitar 18 ODGJ di antaranya hidup di dalam pasungan karena dianggap berbahaya. Menurut Subko Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Hyndra Satria, tingginya angka ODGJ di Kabupaten Blitar salah satunya dipicu depresi ringan akibat masalah ekonomi.

Hal itu mengingat akhir tahun 2019 hingga 2021 adalah puncak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak orang kehilangan keluarga dan pekerjaan. Penyebab lain gangguan jiwa adalah karena faktor keturunan.

Selama pandemi Covid-19, seseorang sangat rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Banyak orang mengalami depresi, stres hingga trauma berat, terutama bagi mereka yang positif Covid-19, para penyintas, juga tenaga kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI merilis data sekira 32,6-45 persen penduduk yang terpapar Covid-19 mengalami gangguan depresi. Sementara itu, bagi para penyintas Covid-19, sekira 10,5-26,8 persen juga mengalami gangguan depresi

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya