GENERASI muda mengalami banyak perubahan hidup sejak pandemi Covid-19. Pelatihan soft skill pun dibutuhkan agar mereka berpikir dan mengumpulkan ide baru untuk mendukung hidupnya.
Anak muda harus memiliki kesadaran terhadap pentingnya kemampuan adaptif, berpikir kreatif, inovatif. Serta memiliki empati terhadap orang lain untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi agar mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Setiap orang bahkan dihadapkan dengan pilihan dan anak muda harus punya pendirian agar tak salah langkah. Ini dikatakan Program Manager Bakti Pendidikan Djarum Foundation Abraham Delta Oktaviari,
“Dalam hidup, kita kerap dihadapkan pada beberapa pilihan, termasuk respon dalam menghadapi situasi tertentu. Ini merupakan pilihan bebas, apakah kita mau membiarkan diri terperangkap pada situasi sulit, atau bangkit dan melakukan hal positif yang bisa berdampak baik bagi diri kita sendiri dan orang lain," ujarnya saat Pelatihan Nation Building ‘Merajut Asa, Bangkitkan Harapan’ Beswan Djarum.
Founder Rumah Perubahan, Guru Besar UI Prof. Rhenald Kasali, Ph.D, menambahkan, anak muda harus kreatif dan kritis dengan apapun yang dihadapi. Saat ini, di tengah belenggu pandemi, generasi muda juga perlu senantiasa bergerak dan berani maju, melintas rintangan.
"Jangan hanya melihat pandemi hanya dari satu sisi yang tidak menyenangkan, tapi lihatlah pandemi sebagai suatu kondisi yang menciptakan beragam kreativitas untuk berkarya," tambahnya.
Soal soft skill, kata Prof Rhenald Kasali, ada 7 hal penting yang harus diingat. Berikut ulasannya yang bisa Anda simak selengkapnya.
1. Self Discipline
Disiplin karena kesadaran dari diri sendiri, bukan dengan paksaan. Lakukan segala sesuatu dengan disiplin yang dimulai dari diri sendiri, bukan karena dipaksa oleh orang lain.
2. Growth Mindset
Orang yang bertumbuh itu adalah orang yang senang ketika menghadapi tantangan. Jika menghadapi kesulitan, jangan menyerah dan siap untuk berkorban untuk sesuatu yang diyakini benar atau akan berhasil.
3. Risk Taker
Berani mengambil resiko terhadap keputusan yang diambil. Orang yang tidak berani mengambil resiko malah akan menjadi sangat beresiko.
4. Critical Thinking
Harus mampu berpikir kritis karena saat ini banyak berita tidak benar (hoax) yang beredar di masyarakat. Generasi muda harus kritis dalam belajar dan kritis dalam memahami berita serta informasi yang beredar, jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas sumber beritanya.