Saat awal mula terkena stroke, bukan hanya sebagian tubuhnya saja yang lumpuh, christie sendiri sampai kesulitan untuk berbicara.
"Jadi saya jujur, karena kebanggaan diri sendiri yang luar biasa, mungkin Tuhan gak suka karena saya sombong, Dijatuhkan sampai titik minus bukan nol, di mana saya enggak bisa apa-apa. Bahkan bicara saja pun enggak bisa saat itu," tuturnya.
Untuk itu ia berharap, anak-anaknya tidak melakukan hal yang sama seperti dirinya. Akibat terlalu sibuk bekerja sampai lupa pulang dan tidur, membuat kesehatannya menjadi terganggu.
Meski kini sebagian tubuhnya lumpuh akibat stroke, namun Christie masih aktif bekerja dan berkarya. Ia juga menjadi salah seorang motivator bagi penyandang disabilitas lainnya agar tetap semangat dan percaya diri.
(Martin Bagya Kertiyasa)