Safitri juga menjelaskan bahwa kondisi sang anak awalnya sehat, dan hanya mengalami demam. Pada akhirnya bolak-balik untuk pengobatan, sejak 25 September lalu.
Anak pun akhirnya, dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sekitar awal Oktober. Safitri mengaku kondisi anaknya semakin melemah, dan tidak sempat mendapatkan pengobatan antidote Fomepizole yang didatangkan dari luar negeri itu.
"Setelah tanggal 19 Oktober berhasil (ada perbaikan) setelah ada tatalaksana dari IDAI. Kenapa baru datang, seharusnya sejak dari awal jika sudah ada obatnya," katanya sambil terisak.
(Dyah Ratna Meta Novia)