KASUS gagal ginjal akut (GGA) di Indonesia membuat para orangtua khawatir. Salah satunya Safitri merupakan orang tua korban dari GGA.
Dalam penjelasannya, ia merasa adanya kelalaian dalam obat-obatan sirup yang tercemar kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Faktanya, sang anak masih berusia 8 tahun, akhirnya berpulang.
Anaknya berpulang, sebelum adanya antidote Fomepizole (Penawar) untuk GGA di Indonesia. Dia menyayangkan, mengapa obat tersebut terlambat dan obat sirup yang dikonsumsi bisa mengandung toksik (zat beracun) itu.
BACA JUGA: Orangtua Korban Gagal Ginjal Akut: Anak Saya Sempat Minum Sirup Paracetamol
"Anak saya berpulang 15 Oktober dan adanya obat antidote Fomepizole pada 18 Oktober. Tidak memang semua pasien berhasil dengan obat itu, tapi tidak ada salahnya kita coba (jika berkesempatan), kami sudah melakukan segalanya," terang Safitri salah satu orang tua korban GGA, dalam Media Briefing Korban Gagal Ginjal Akut Menggugat di Jakarta, Jumat (18/11/2022).