Ternyata Ini Penyebab Orang Jawa Banyak Ditemukan di Suriname

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Kamis 10 November 2022 07:10 WIB
Para wanita berdarah Jawa di Suriname sedang memainkan angklung (Foto: lutheranworld.org)
Share :

ALASAN kenapa orang Jawa banyak di Suriname menarik untuk dibahas. Salah satu negara yang ada di Amerika Selatan ini diketahui termasuk negara selain Indonesia yang menggunakan bahasa Jawa.

Bahkan diketahui, 15 persen dari jumlah penduduk Suriname adalah orang Jawa. Lantas, apa alasan orang Jawa banyak di Suriname? Berikut Okezone rangkumkan ulasannya.

Sejarah orang Jawa di Suriname

Perlu diketahui, Indonesia dan Suriname adalah jajahan Belanda pada masanya. Tepatnya, pada periode 1890-1939, terdapat sekitar 33.000 orang Jawa bermigrasi ke Suriname.

Migrasi orang Jawa ke Suriname itu terjadi setelah penghapusan peraturan terkait perbudakan di negara Amerika Selatan tersebut. Alhasil, Kolonial Belanda memboyong orang-orang Jawa ke Suriname sebagai buruh kontrak.

Mayoritas dari mereka berasal dari Jawa Tengah dan daerah-daerah dekat Batavia (Jakarta), Surabaya, dan Semarang.

Memilih menetap dan tidak kembali

Setelah diboyong ke Suriname, tak banyak yang kembali ke Hindia Belanda sebelum Perang Dunia II. Mungkin hanya sekitar 20 sampai 25 persen orang Jawa saja yang kembali.

Sebagian besar dari mereka menetap secara permanen di Suriname, dan melanjutkan hidup di sana. Tak heran, orang Jawa di sana saat ini adalah keturunan dari imigran-imigran tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya