Infeksi virus HPV umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, pada beberapa kasus, virus ini dapat bertahan hingga menimbulkan gejala berupa tumbuhnya kutil di permukaan kulit, seperti di lengan, tungkai, wajah, dan kelamin.
Melansir FemHealth, kasus penularan HPV melalui benda mati seperti toilet duduk, gagang pintu, maupun pakaian memang sangat jarang terjadi.
Penularan HPV penyebab kanker serviks biasanya terjadi melalui kontak kulit dengan orang yang terinfeksi. Umumnya infeksi disebabkan oleh HPV 16 dan 18.
Meski penggunaan toilet duduk belum tentu menjadi faktor risiko kanker serviks, Anda tetap harus berhati-hati ketika memakainya. Bila perlu, gunakan cairan pembersih dudukan toilet sebelum menggunakannya agar terhindar dari patogen.
(Vivin Lizetha)