Jangan Takut Deteksi Dini Kanker Serviks, Dokter: Pap Smear Tidak Menyakitkan!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Rabu 02 November 2022 16:55 WIB
Deteksi dini kanker serviks (Foto: MD)
Share :

SELAMA ini salah satu kendala dari deteksi dini kanker serviks atau leher rahim adalah adanya rasa takut dari masyarakat ketika harus menjalani pap smear atau tes pap dan IVA (inspeksi visual asam asetat).

Spesialis Kandungan dan Ginekologi dr. Cindy Rani Wirasti, Sp.O.G. mengajak masyarakat untuk menepis keraguan untuk deteksi dini karena tes tersebut tidak menyakitkan.

"Pap smear dan IVA itu tidak sakit," kata Cindy di Jakarta, Rabu.

 

Apalagi pemeriksaan ini hanya memakan waktu yang singkat, sekitar 20 hingga 30 detik.

Berdasarkan pengalamannya menghadapi para pasien, sejumlah pasien perempuan lebih merasa nyaman memeriksa organ intim bila hanya berhadapan dengan tenaga kesehatan, tanpa ditemani teman atau keluarga.

Bila Anda merasa sungkan bila memeriksakan kesehatan ketika diantar oleh orang terdekat, Anda disarankan untuk berkonsultasi sendirian.

Tes pap smear sebaiknya dilakukan secara rutin untuk mendeteksi gejala kanker serviks. Sebab, infeksi human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kanker serviks kerap baru bergejala ketika kanker sudah mencapai stadium lanjut.

Gejala kanker serviks stadium lanjut diantaranya adalah keluar darah saat berhubungan seksual dan keputihan yang bercampur darah.

 BACA JUGA:Kanker Serviks Masih Jadi Ancaman, Tes HPV DNA Diusulkan Jadi Program Nasional

Deteksi dini bermanfaat dalam mencegah infeksi HPV berkembang menjadi kanker serviks, dia menegaskan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya