Penyebab Gangguan Ginjal Akut Masih Misteri, Kemenkes dan Tim Ahli Berjibaku Lakukan Investigasi

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 19 Oktober 2022 11:15 WIB
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Share :

FENOMENA kasus gangguan ginjal akut pada anak masih terus jadi perhatian, terutama para orang tua.

Selain terus bertambahnya kasus, penyebab pasti dari gangguan ginjal akut ini masih misteri. Para ahli kesehatan, sampai saat ini belum bisa menemukan apa yang menjadi dalang penyebab dari sakitnya 192 anak Indonesia ini.

Investigasi pencarian penyebab gangguan ginjal akut pun diketahui masih berlangsung hingga sekarang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bahkan sudah menggandeng berbagai pihak terkait, mulai dari para ahli epidemiologi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk mengoptimalkan investigasi.

Beberapa kecurigaan penyebab gangguan ginjal akut sempat mencuat, sebut saja mulai dari karena dampak Covid-19, penggunaan obat paracetamol sirup, atau infeksi lainnya.

Namun khusus untuk hipotesa terkait Covid-19, sudah dengan tegas dibantah oleh Kemenkes.

"Sampai saat ini, kejadian gangguan ginjal akut tidak ada kaitannya dengan Covid-19,” ujar dr. Mohammad Syahril, Juru Bicara Kemenkes, Selasa 18 Oktober lalu.

 “Baik itu vaksinasi maupun infeksi," tambahnya.

Sementara untuk dugaan paracetamol sirup sampai saat ini belum bisa dikatakan sebagai penyebab utama. Seperti yang dijelaskan Ketua IDAI, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), bahwa ada kakak-adik di Yogyakarta, dengan kondisi sang kakak yang tetap sehat walau minum obat tersebut. Sedangkan sang adik yang diketahui tak mengonsumsi obat apa pun, malah terkena gangguan ginjal akut hingga meninggal dunia.

"Jadi, kami bisa katakan bahwa hingga sekarang belum ada penyebab pasti gangguan ginjal akut. Kami masih telusuri penyebabnya," kata dr. Piprim dalam siaran virtual.

Selain itu, untuk bisa menemukan penyebab pasti dari gangguan ginjal akut ini, pemeriksaan laboratorium secara komprehensif pun sedang digelar. Mengingat ada dugaan juga bahwa penyakit misterius tersebut disebabkan oleh infeksi lain.

Kemenkes sendiri bersama tim tengah melakukan penyelidikan epidemiologi kepada masyarakat. Tim investigasi, akan menanyakan berbagai jenis obat-obatan yang dikonsumsi maupun penyakit yang pernah diderita 10 hari sebelum masuk rumah sakit.

"Harapannya bisa segera kami dapatkan sebagai informasi untuk penanganan selanjutnya," kata dr. Syahril.

BACA JUGA:Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak Meningkat, Kemenkes Minta Setop Sementara Pemberian Obat Sirup!

BACA JUGA:Penyebab Gangguan Ginjal Akut Anak Masih Misteri, Kemenkes: Kami Butuh Waktu 

Sembari menunggu hasil investigasi, dr. Syahril mengungkap Kemenkes sudah meminta fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait merebaknya penyakit gangguan ginjal akut pada anak ini, yakni dengan aktif melaporkan setiap kasus yang mengarah pada masalah ini.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya