DALAM dunia kerja ada berbagai tipe atasan. Ada yang baik hati dan tidak sombong. Namun ada juga atasan yang pemarah dan membuat suasana kantor tak nyaman.
Semua orang pasti setuju bahwa bos yang pemarah sangat mengganggu kinerja karyawan. Namun bos tetap lah bos. Sebagai karyawan, Anda harus patuh pada perintahnya.
Untuk itu, dikutip dari civility partners, Selasa (18/10/2022), ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi bos yang pemarah. Berikut ulasannya untuk Anda.
1. Dengarkan
Mendengarkan itu terkadan sulit. Apalagi jika bos tengah marah meneriaki Anda. Tak sedikit yang tergoda untuk membalas perkataan marah dari si bos Namun mendengarkan adalah pilihan yang lebih bijaksan. Biarkan bos Anda melampiaskan kemarahan itu sebelum Anda merespons.
2. Akui
Selanjutnya, biarkan atasan Anda yang marah tahu bahwa Anda mengerti dia marah. Memvalidasi perasaan mereka akan membantu mereka tetap lebih terbuka terhadap umpan balik saat percakapan berlanjut.
3. Ulangi
Ulangi kembali apa yang bos katakan. Ini akan menunjukkan bahwa Anda mendengarkan perkataannya. Ulangi perkataan bos Anda tanpa mengulangi kata-kata negatif yang digunakan atasan Anda sehingga Anda dapat mengalihkan pembicaraan ke arah yang lebih positif.
4. Meminta maaf
Terkadang bos terus-menerus marah tanpa alasan, tetapi jika Anda melakukan kesalahan yang memicu interaksi ini, akui kesalahan Anda dan minta maaf. Bahkan jika Anda tidak melihat kesalahannya, tidak menganggap permintaan maaf itu perlu, atau menganggap atasan Anda konyol, meminta maaf tetap bermanfaat.
5. Bertanya
Tanyakan apa yang sebaiknya Anda lakukan agar membuatnya tak marah kembali. Jika bos Anda merespons dengan mengatakan tidak ada yang dapat Anda lakukan, sarankan beberapa solusi Anda sendiri untuk masalah tersebut. Seorang bos yang marah biasanya tidak dapat langsung memikirkan solusi yang baik, jadi akan bermanfaat jika Anda menyarankan beberapa solusi Anda sendiri.
(Vivin Lizetha)