Penelitian ilmuwan
Menggunakan pendekatan statistik yang mutakhir, peneliti menemukan bahwa kaum Banjar dan Afrika Timur (komunitas swahili) bercampur pertama kali di Kepulauan Komoro sekitar abad ke-9 dan dilanjutkan di Madagaskar sekitar abad ke-11.
Lanjutnya, peneliti menentukan tanggal arus genetika (perpindahan) selama 2000 tahun ke belakang di antara 190 populasi di sekitar Samudra Hindia. Fase pertama dimulai dengan berkembangnya rute Jalur Sutra (abad ke-1 hingga 5) yang membawa barang dagangan dan ide-ide antara Cina, Eurasia, dan Asia Selatan.
Fase keempat dimulai dengan kedatangan orang Eropa pada abad ke-16, yang secara drastis mengubah jaringan perniagaan dunia hingga saat ini. Percampuran antara orang Banjar dan orang Afrika Timur di Komoro terjadi ketika puncak fase kedua.
Melalui riset ini, peneliti menciptakan skenario yang menunjukkan bahwa arus barang dan ide terkait dengan perpindahan orang-orang yang membawanya. Jaringan niaga Samudra Hindia adalah contoh awal globalisasi, dan menunjukkan hubungan antara kegiatan dagang yang dilakukan manusia dan mobilitas yang terlihat jelas dalam dunia saat ini.
Masih teka-teki
Penelitian ini telah menyelesaikan perdebatan dibalik asal-usul orang Madagaskar dan Komoro. Hasil dari penelitian ini adalah, sekarang diketahui bahwa orang Asia datang ke Kepulauan Komoro pertama kali pada abad ke-8 dan dilanjutkan dengan ke Madagaskar pada abad ke-11.
Namun, yang masih menjadi teka-teki sampai sekarang adalah rute maritim yang dilalui dari Kalimantan ke pulau-pulau di Afrika Timur tersebut. Ini menjadi bagian lain dari fakta mengagumkan soal geografi manusia yang belum juga terpecahkan.
(Salman Mardira)