KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bagaimana cara membaca nilai gizi di kemasan. Apalagi kebablasan mengonsumsi makanan dan minuman kemasan, terkadang tak disadari bisa memicu berbagai penyakit.
Membaca nilai gizi di kemasan sebagai langkah pencegahan penyakit, seperti hipertensi, stroke hingga serangan jantung. Di mana angka kecukupan gizi (AKG) memberikan informasi produk sesuai kebutuhan seharinya.
"Misalkan akg menunjukkan nilai 20%, maka kebutuhan nutrisi tersebut sudah terpenuhi 20% bila dikonsumsi sesuai takaran saji," jelas Kemenkes dalam Instagram resminya, dikutip Jumat (7/10/2022).
Apabila dikonsumsi lebih dari satu kali penyajian, maka kontribusi jumlah asupan kalori dan semua nutrisi yang ada dalam produk akan lebih tinggi. Berikut batasan konsumsi GGL (garam,gula dan lemak) dalam sehari-harinya.
-Gula lebih dari 50 gram
-Garam lebih dari 2.000 mg
-Lemak total lebih dari 67 gram
BACA JUGA:Tukul Arwana Masih Berjuang Melawan Stroke, Kenali Yuk Gejalanya Sejak Dini!
"Bisa berisiko terkena Hipertensi, Stroke, Diabetes hingga serangan jantung. Sebelum jajan, alangkah baiknya cek label informasi gizi pada kemasan makanan ya," ungkap Kemenkes.