PENYAKIT jantung merupakan salah satu silent killer yang ditakuti oleh banyak orang. Faktanya penyakit jantung, sekarang tak hanya menyerang orang tua saja, anak-anak muda pun bisa kena serangan jantung.
Oleh karena itu, olahraga merupakan cara yang paling sehat dan ideal bagi pasien penderita jantung guna menjaga ritme kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tapi, manfaat ini tidak bisa dilepaskan dari intensitas waktu berolahraga yang ideal.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals Dhirga Surya, dr Abdul Halim Reynaldo Sp.JP (K)., mengatakan, bagi orang dewasa sebaiknya melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit, atau aktivitas fisik intensitas tinggi sekitar 75 menit per minggu.
"Berolahraga dapat mengurangi atau menghilangkan stres pada otak manusia. Sebab stres berdampak sangat buruk pada kesehatan jantung", kata Dokter Abdul Halim.
Menurut Dokter Abdul Halim, aktivitas olahraga fisik intensitas sedang dapat dilakukan melalui gerak jalan cepat, senam ringan, atau kebiasaan membersihkan rumah. Adapun olahraga intensitas tinggi melalui joging, bermain tenis hingga berenang.
"Manfaatnya sangat berarti. Bagi orang sehat, berolahraga dapat mengurangi resiko penyakit sebanyak 10 persen. Sedangkan bagi penderita jantung, berolahraga teratur dapat mengurangi 17 persen risiko penyakit", ungkap Dokter Abdul Halim.
BACA JUGA: Waspadalah, Penyakit Jantung Tidak Hanya Menyerang Orang Lanjut Usia
Bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung, ritme berolahraga harus disesuaikan dengan keadaan tubuh. Bahkan dianjurkan melakukan konsultasi kepada dokter.
Dokter Abdul Halim mengatakan, dalam berolahraga terdapat dua hal yang harus diingat pasien pemilik riwayat jantung, yaitu mencegah potensi terjadinya cedera atau timbulnya keluhan penyakit yang sama. Selain itu juga jangan melakukan olahraga secara berlebihan.
"Secara awam, over training atau olahraga berlebihan bisa ditilik dengan melihat apakah pada kondisi lelah atau capek. Dan sebaiknya denyut nadi sebelum berolahraga, semisal, 70/ menit hanya bertambah dibatasan 30- 40 / menit semisal menjadi 100/ menit adalah ideal sebagai acuannya", pungkas Dokter Abdul Halim.
Pada pelaksanaan berolahraga dianjurkan pula untuk melakukan pemanasan olah tubuh selama 5 hingga 10 menit kemudian berolahraga selama 30 hingga 45 menit dan ditutup dengan pendinginan/relaksasi dengan durasi dibawah 10 menit. Selain itu, jangan minum kopi sebelum berolahraga.
(Dyah Ratna Meta Novia)