3. Mengurangi Risiko Cacat Lahir
Manfaat akar teratai untuk ibu hamil juga ada, lho! Akar teratai mengandung folat (vitamin B9), kolin, zat besi, dan kalsium yang bermanfaat untuk bumil dan janin.
Golongan usia subur disarankan untuk mendapatkan asupan folat yang cukup untuk mencegah cacat bawaan, termasuk cacat tabung saraf yang dapat terjadi pada awal kehamilan. Kalau ingin mengonsumsi akar teratai atau produk olahannya saat hamil, sebaiknya konsultasi dengan dokter kandungan sebelumnya.
4. Meredakan Hay Fever (Rhinitis Alergi)
Penelitian dalam jurnal Food and Agricultural Immunology membuktikan, manfaat bubuk akar teratai atau lotus root powder dapat membantu meringankan gejala rhinitis alergi pada tikus.
Studi tersebut menunjukkan, akar teratai memiliki efek antiinflamasi yang langsung dapat mengurangi kemerahan dan rambut rontok sebagai respons terhadap alergen. Namun, manfaat akar teratai untuk rhinitis alergi belum bisa dipastikan dan perlu diteliti lebih lanjut pada manusia.
Tips Mengonsumsi Akar Teratai
Ingin coba makan lotus root? Bahan makanan ini mudah untuk diolah, kok! Kamu bisa menambahkan akar teratai ke dalam sayur sup, menggorengnya, atau dijadikan acar. Proses penggorengan mungkin dapat mengurangi nutrisinya.
Sebelum diolah, bilas kulit luar akar teratai di bawah air mengalir. Kemudian, buang kulit luarnya dan potong akarnya menjadi kubus atau irisan tipis. Simpan akar teratai di lemari es jika kamu belum ingin menggunakannya. Selain itu, kamu juga bisa membilas irisan akar teratai dengan cuka atau jus lemon sebelum dimasak untuk mencegahnya menjadi kecokelatan.
Bagi kamu yang punya riwayat alergi, hati-hati dalam mengonsumsi akar teratai. “Alergi akar teratai bisa saja terjadi meskipun jarang. Pada, beberapa orang yang sensitif, bisa terkena alergi akar teratai,” tutur dokter Dyah Novita.
Jika kamu mengalami alergi seperti kemerahan di kulit, gatal, atau reaksi alergi lainnya, segera hentikan konsumsi lotus root. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat.
(Martin Bagya Kertiyasa)