2. Parasit
Diare yang kerap dialami anak kucing umumnya disebabkan oleh parasit internal seperti cacing gelang atau cacing pita. Parasit itu dapat mengiritasi lapisan usus dan menyebabkan mencret parah.
3. Infeksi
Infeksi bakteri dan virus juga dapat menyebabkan diare pada kucing dan anak kucing. Anak kucing yang tidak divaksinasi sangat rentan terhadap virus seperti leukemia kucing, panleukopenia, virus imunodefisiensi kucing, dan rotavirus. Oleh sebab itu, alangkah baiknya rutin beri vaksin dan cek kondisi anabul (anak bulu), sebutan bagi peliharaan agar terhindar dari infeksi virus.
4. Perubahan Pola Makan
Perubahan pola makan pada kucing, seperti beralih ke makanan baru, dapat menyebabkan iritasi yang dapat menyebabkan diare ringan atau sementara. Kucing tidak dapat mencerna susu. Jika, memberi mereka sepiring susu atau krim dapat menyebabkan tinja mencair. Selain itu, alergi makanan juga bisa menjadi penyebabnya.
5. Tekanan lingkungan
Sama halnya dengan manusia, diare pada kucing dewasa dan anak kucing dapat disebabkan oleh stres dan kecemasan. Jika Anda pindah ke rumah baru, atau menambahkan hewan peliharaan baru bisa memicu diare pada kucing.