Studi: Buang Air Besar Lebih dari Sekali dalam Sehari, Rawan Alami Serangan Jantung

Astri Lawrensia, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 07:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Share :

Para peneliti juga mengaitkan penelitian ini dengan kondisi usus normal manusia. Peneliti menyebut, orang dengan gerakan usus yang tidak normal harus mempertimbangkan kemungkinan penyakit yang tidak terdiagnosis dan waspada terhadap potensi risiko di masa depan dari berbagai kondisi kesehatan.

Supaya bisa mengetahui kondisi normal usus, sangat penting menyadari tanda - tanda dan gejala kanker usus. Mulai dari pendarahan dari bagian belakang, atau darah dalam kotoran, perubahan dalam frekuensi BAB, nyeri atau ada benjolan di perut, mudah kelelahan, dan kehilangan berat badan.

Jika terdapat kebiasaan frekuensi buang air besar yang berubah dalam waktu jangka lama dan gejala - gejala seperti di atas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya