Gejala beri-beri bervariasi tergantung pada jenisnya. Adapun gejala beri-beri basah meliputi:
-Sesak napas saat beraktivitas fisik
-Sesak napas saat bangun tidur
-Detak jantung menjadi cepat
-Kaki bagian bawah mengalami bengkak
Sementara gejala beri-beri kering meliputi:
-Adanya penurunan fungsi otot, terutama di kedua tungkai bawah
Sering alami kesemutan atau kehilangan perasaan di kaki dan tangan di kedua sisi
-Alami rasa sakit pada tubuh
Merasakan kesulitan berbicara
-Kerap muntah
-Gerakan mata yang tidak disengaja
-Alami kelumpuhan
Perlu diketahui, penyebab utama beri-beri adalah diet rendah thiamin. Kondisi ini sangat jarang terjadi di daerah dengan akses ke makanan yang diperkaya vitamin, seperti sereal sarapan dan roti tertentu.
Beri-beri paling umum terjadi di wilayah negara yang umum mengonsumsi nasi putih yang hanya memiliki sepersepuluh dari jumlah thiamin beras merah, menurut National Institutes of Health.
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan defisiensi thiamin, antara lain:
-Penyalahgunaan alkohol
-Beri-beri genetik, suatu kondisi langka yang mencegah tubuh menyerap thiamin
-hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif
-Mual dan muntah ekstrim pada kehamilan
-Operasi bariatrik
-AIDS
-Diare berkepanjangan atau penggunaan diuretik
-Menjalani dialisis ginjal
-Malnutrisi
-Diabetes