Tak Pernah Pakai Sunscreen Selama 40 Tahun, Leher Wanita Ini Penuh Bercak Coklat

Putra Syah Norens, Jurnalis
Jum'at 09 September 2022 21:00 WIB
pentingnya menggunakan sunscreen, (Foto: Freepik)
Share :

SUNSCREEN atau tabir surya merupakan salah satu produk perawatan kesehatan kulit yang sangat wajib. Mengingat fungsinya untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Masih sering dianggap sepele, sebaiknya Anda tak meremehkan betapa dahsyatnya perlindungan yang diberikan sunscreen untuk kulit. Contohnya seperti yang tengah viral di linimasa sosial media satu ini, heboh penampakan kulit dari wanita yang absen mengenakan sunscreen alias tabir surya di bagian leher.

Foto yang dibagikan oleh akun Twitter Dr. Avi Bitterman, dokter kulit di Woodmere, New York memperlihatkan foto dari jarak dekat wajah dan leher seorang wanita berusia 92 tahun yang digunakan sebagai studi kasus dalam makalah tahun 2021 mengenai hubungan antara paparan sinar UV, perkembangan kanker, dan penuaan yang ditulis oleh Christian Posch untuk Departemen Dermatologi dan Alergi di Technical University of Munich, Jerman.

 

(Foto: Dok. The Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology) 

Diketahui, wanita berusia 92 tahun itu sebetulnya disiplin menggunakan sunscreen di wajahnya tetapi melewatkan bagian leher selama kurang lebih 40 tahun.

Terlihat dalam gambar, ada perbedaan yang jelas antara bagian wajah yang puluhan tahun dilindungi oleh tabir surya dan bagian leher yang tak pernah dioles sunscreen.

Bisa dilihat secara jelas, kulit leher wanita tersebut dipenuhi flek dan noda kecoklatan di seluruh bagian lehernya. Sementara bagian wajahnya, mulus tanpa noda atau bintik kecoklatan.

Sebagai informasi, American Academy of Dermatology Association (ADD) mengatakan bahwa kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat. Diperkirakan, setidaknya satu dari lima orang Amerika akan mempunyai peluang terkena kanker kulit selama hidup.

BACA JUGA: 13 Gejala Penyakit Legionnaire, Salah Satunya Demam!

Perlindungan kulit terhadap paparan sinar matahari yang tidak tepat, diketahui bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker kulit, perubahan warna kulit termasuk bintik-bintik penuaan, hiperpigmentasi, bintik-bintik, kerutan, dan kulit yang tampak kasar akibat berkurangnya elastisitas. Demikian sebagaimana dilansir dari Newsweek, Jumat (9/9/2022).

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya