5 Fakta Ambergris, Muntahan Ikan Paus Berharga Fantastis, Bisa Diolah Jadi Parfum Mahal

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Kamis 08 September 2022 15:12 WIB
Muntahan Ikan Paus (Foto: Shutterstock)
Share :

ADA 5 fakta ambergris, muntahan ikan paus yang punya harga fantastis menarik untuk dibahas. Ambergris merupakan benda yang mirip dengan batu dan memiliki sifat seperti lilin.

Benda ini biasa ditemukan mengapung di lautan atau beberapa ditemukan di pesisir panntai. Ambergris memiliki nilai jual yang mahal. Bahkan kabarnya bisa mencapai miliaran rupiah

Simak 5 fakta ambergris, muntahan ikan paus yang punya harga fantastis dirangkum dari berbagai sumber:

1. Asal usul ambergris yang langka

Para ilmuwan mengatakan jika ambergris dihasilkan dari isi perut paus sperma jantan yang sebelumnya menelan benda-benda yang keras serta tajam. Benda-benda itu meliputi tulang ikan berukuran besar, paruh dari cumi raksasa, dan lain-lain.

Setelah masuk ke dalam perut, benda-benda keras tersebut akan diekstraksi oleh enzim yang ada dalam perut ikan paus lalu berubah menjadi ambergris.

Meski demikian, rupanya tidak semua paus sperma jantan bisa menghasilkan ambergris. Setidaknya hanya 1 persen dari 350 ribu ekor paus sperma jantan yang bisa menghasilkan batu ini. Maka dari itu batu ambergris disebut sangat langka.

2. Bernilai ratusan hingga miliaran

Ambergris yang sangat langka ini rupanya bernilai sangat mahal. Nelayan ini sepertinya sedang dihampiri “dewi fortuna”. Jika biasanya dia hanya menerima gaji sebesar 500 poundsterling (Rp9,4 juta) per bulan. Namun saat ini dia bisa mendapatkan uang sebesar 2,4 juta poundsterling (Rp45 miliar). Semua ini berkat “Ambergris” atau muntahan ikan paus.

Naris Suwannasang, 60, melihat beberapa gumpalan pucat seperti batu terdampar di pantai ketika dia sedang berjalan di tepi laut di Nakhon Si Thammarat, Thailand selatan.

Dia pun memanggil sepupunya untuk membantunya membawa barang-barang itu pulang. Dia pun mulai memeriksa penemuan yang tidak biasa itu.

Bebatuan besar itu tampak menyerupai ambergris, sekresi langka dari paus yang digunakan sebagai bahan mahal dalam produksi parfum seperti Chanel No5, untuk membuat aromanya bertahan lebih lama.

Dia dan sepupunya mulai menguji permukaannya dengan membakarnya dengan korek api. Ambergris pun langsung meleleh sambil mengeluarkan bau musky. Mereka pun tahu apa yang mereka temukan.

3. Dihasilkan dari anus ikan dan memiliki bau tak sedap

Ambergris yang mahal ini dikenal sebagai muntahan ikan paus sperma jantan. Namun, secara teknis ambergris tidak dikeluarkan melalui mulut atau dimuntahkan, melainkan keluar dari anus ikan paus.

Setelah keluar dari ikan paus, menurut Britannica, benda ini akan mengapung di lautan dan terkena sinar matahari. Dari awalnya berwarna hitam dan memiliki tekstur lembut serta bau yang tidak sedap, setelah terkena sinar matahari benda ini akan mengeras dan warnanya memudah menjadi abu-abu muda atau kuning dan aroma tidak sedapnya memudar.

4. Dijuluki “floating gold”

Karena harganya bisa mencapai Rp. 30 miliaran perkilonya, ambergris diberi julukan sebagai floating gold atau emas yang mengapung.

5. Digunakan dalam berbagai industri

Melansir dari Britannica, secara kimiawi batu ambergris memiliki kandungan alkaloid, asam, senyawa ambreine, dan 456 jenis kolesterol. Karena inilah ambergris kerap digunakan dalam berbagai macam industri.

Salah satunya digunakan dalam industri wewangian. Ambergris umumnya diolah dengan cara digiling hingga menjadi bubuk dan dijadikan campuran untuk wewangian beraroma unik dengan karakter musky. Ambergris dinilai memiliki sifat fiksatif yang mampu mencegah aroma menguap sehingga wewangian bisa lebih tahan lama.

Selain itu, ambergris juga kerap dijadikan bahan pengobatan dan juga makanan.

Demikian informasi mengenai 5 fakta ambergris, muntahan ikan paus yang punya harga fantastis. 

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya