Dalam karyanya, Juu Yengky memadukan beberapa material kain, seperti tenun Lombok, taffeta, tule, serta kain linen yang diberikan sentuhan warna-warna bunga yang anggun pada kain tenunnya, dengan dominasi warna broken white.
Gaun mewah nan elegan karya Juu Yengky ini diperuntukkan untuk wanita muda yang aktif, dan bisa menjadi pilihan busana yang megah untuk pernikahan, acara red carpet, gala dinner, maupun pesta.
Juu Yengky mengatakan dirinya sangat bersyukur karena berkesempatan mengasah ide kreatif dan kecintaannya pada wedding dress dan budaya lokal dalam pagelaran JF3 2022 ini.
“Saya harapkan, keindahan yang tertuang dalam warna dan pola kain tenun Lombok yang saya padankan dengan kain taffeta dan tile khas wedding pada bagian atas dress, dapat menjadi karya fashion yang disukai banyak orang. Kedepannya, saya harap saya juga dapat terus belajar untuk mencapai cita-cita saya sebagai desainer bridal,” tutup Juu Yengky.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)