3 Gunung Keramat yang Dianggap Suci oleh Penduduk Jepang, Sering Jadi Lokasi Ritual

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Jum'at 19 Agustus 2022 21:15 WIB
Gunung Fuji di Jepang (Foto: Trips Channel)
Share :

ADA 3 gunung keramat yang dianggap suci oleh penduduk Jepang. Istilah gunung keramat nyatanya tak hanya ada di Indonesia, di beberapa negara pun ada. Salah satunya di Jepang.

Meski Jepang termasuk negara maju, ternyata sebagian besar penduduknya masih menjaga dan melestarikan kebudayaan serta tradisi yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Sebagai bukti, masih banyak ditemukan rumah-rumah kuno hingga kuil yang dijadikan tempat berdoa, yang kondisinya masih terawat dengan sangat apik.

Bahkan, bagi beberapa penduduk Jepang, gunung merupakan tempat suci. Ada tiga gunung di Jepang yang dianggap gunung suci yang lebih dikenal dengan sebutan Sanreizan.

Lantas, mana saja 3 gunung keramat yang dianggap suci oleh penduduk Jepang? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan Okezone berikut ini.

Gunung Keramat yang Dianggap Suci oleh Penduduk Jepang

1. Gunung Fuji: kekuatan vulkanik

Memiliki tinggi 3.776 mdpl membuat Gunung Fuji sebagai gunung tertinggi di Jepang. Gunung paling terkenal dan menarik banyak wisatawan sepanjang tahun ini hanya bisa didaki saat musim panas.

Simbol Jepang ini telah dianggap suci sejak zaman Ainu, penduduk asli Jepang. Selain itu, gunung yang masuk jenis stratovolcano ini juga suci bagi umat Buddha dan Shinto. Uniknya lagi, gunung ini telah terdaftar sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO di tahun 2013.

Gunung Fuji

Bahkan menurut legenda, ada seorang pertapa saleh dan terkenal bernama Hasegawa Kokugyo (1541-1646) melakukan pendakian hingga ke bagian puncak gunung sebanyak lebih dari 100 kali.

Pencapaiannya tersebut sebagai awal mula terbentuknya Fuji-ko yakni kelompok pemuja gunung Fuji. Kelompok tersebut bahkan membuat monumen batu serta melakukan puasa. Hingga kini penganut kelompok tersebut masih ada.

2. Gunung Haku

Gunung Haku dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan sebagai pemberi kehidupan pada tanah di kaki gunung. Gunung ini sebagai sumber kehidupan sebab mata airnya mengalir ke Sungai Kuzury, Sungai Tedori, dan Sungai Nagara. Air ini sangat penting untuk pertanian yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di dekatnya.

Gunung yang bertipe stratovolcano dan terletak di perbatasan antara Fukui, Gifu, dan Ishikawa ini telah aktif sejak 300.000 hingga 400.000 tahun yang lalu dengan letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1659. Dalam kanji Jepang, nama gunung ini diartikan sebagai Gunung Putih yang dianggap sebagai salah satu dari tiga gunung suci di Jepang.

Disebut Gunung Putih, sebab gunung ini selalu terlihat tertutup oleh salju yang membuat gunung Haku ini terlihat menjadi berwarna putih. Sejak zaman dahulu, penduduk Jepang telah menganggap gunung ini sebagai tempat yang sakral.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya