KEMENTERIAN Kesehatan RI mencatat bahwa Indonesia ternyata menempati peringkat ketiga di dunia, setelah India dan Cina terkait jumlah penyakit tuberkulosis (TBC).
Penyakit satu ini, bukan hanya menyerang orang dewasa, tapi juga bisa dialami oleh anak-anak. Maka dari itu, penting sekali orang tua untuk paham bagaimana menangani anak yang mengidap TBC.
Hal pertama yang harus dipahami betul oleh orang tua, seperti disebut dr. Reisa Broto Asmoro, adalah dan peka dan cepat tanggap akan gejala yang dialami oleh anak.
“Kalau anak memiliki gejala lebih dari satu atau dua, pastinya harus diperiksa segera ke rumah sakit atau puskesmas," kata dr. Reisa Broto Asmoro, Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dikutip dari siaran sehat di kanal YouTube RRI Net Official, Selasa (16/8/2022).
Diagnosa dari dokter, yangb diperoleh dari berbagai pemeriksaan, menurut dokter yang juga merupakan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut sangat penting karena untuk memastikan kondisi anak secara benar.
"Jadi harus ditegakkan dahulu diagnosisnya, karena harus dipastikan TB atau bukan. Dari pemeriksaan anamese, pemeriksaan fisik dan tambahan seperti ronsen dada dan pemeriksaan dahak," jelasnya.