ARIEL Tatum baru-baru ini membagikan pola makan sehat di story Instagramnya. Salah satunya, membagikan kebiasannya yang kerap rajin mengonsumsi air dan probiotik.
“This is how I start my day for these past few years. Water and probiotics,” ujar Ariel Tatum, lewat Instagram story, @arieltatum.
Melalui postingannya, artis seksi ini pun membagikan penjelasan kepada followers Instagramnya terkait pentingnya air dan probiotik untuk kesehatan, khususnya yang memiliki masalah pencernaan.
Pasalnya, sejak dulu, Ariel Tatum mengaku sering mengalami masalah pencernaan seperti sembelit. “Karena gangguan atau ketidakseimbangan dalam mikrobioma di usus kita itu sangat mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan,” terangnya.
BACA JUGA : 7 Potret Ariel Tatum Makin Seksi dengan Rambut Mermaid, Netizen: Tiada Tanding!
“Gw udah coba segala cara untuk membantu drama sembelit gw sedari dulu, mulai dari segala jenis probiotic drinks sampe every kind of fermented foods available on earth, ga ada yang hasilnya seperti ini. I highly recommend this for everyone, especially those with gastrointestinal problems,” lanjutnya.
BACA JUGA : Istri Idaman! Ariel Tatum Sudah Cantik, Jago Masak: Sop Iga Aku Terbaik di Indonesia
Lantas, apa saja manfaat yang didapatkan dari probiotik untuk kesehatan pencernaan selain dengan mengonsumsi air?
Probiotik sendiri adalah suplemen untuk membantu melindungi dan memelihara kesehatan sistem pencernaan, terutama lambung dan usus.
Probiotik kerap disebut sebagai bakteri baik yang diyakini memiliki beragam cara kerja. Salah satunya adalah dengan cara menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan bakteri jahat yang hidup di sistem pencernaan.
Berdasarkan beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa probiotik bermanfaat untuk meredakan keluhan akibat peradangan pada saluran pencernaan (inflammatory bowel disease) atau iritasi pada saluran pencernaan (irritable bowel syndrome).
Probiotik sering ditemukan dalam bentuk suplemen atau produk fermentasi, seperti yogurt. Dosis dan durasi penggunaan biasanya tergantung kandungan bakteri atau ragi yang ada di dalam produk probiotik.*
(Helmi Ade Saputra)