Risiko prosedur voice feminization yakni, pembedahan dapat menyebabkan suara menjadi terlalu tinggi atau sangat kasar, serak, tegang, atau terengah-engah sehingga membuat komunikasi menjadi sulit. Apalagi hasil dari sebagian besar operasi feminisasi suara, bersifat permanen.
Operasi feminisasi suara hanya akan mengubah nada suara lebih tinggi, mungkin pasien harus perlu melatih vokal lainnya agar suaranya makin bagus dan seperti suara wanita yang merdu.
(Dyah Ratna Meta Novia)