Batik motif Udan Liris
Ini adalah momen saat Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi penghargaan kepada Wali Kota Pekanbaru Firdaus sebagai pembina pelayanan publik terbaik tingkat Nasional.
Di momen ini, Tjahjo Kumolo menurut Agnes mengenakan kemeja batik lengan panjang dengan motif udan liris. Motif tersebut punya filosofi kehidupan yang amat mendalam.
"Motif udan liris itu maknanya menjadi manusia yang memberi kesejukan di manapun ia berada. Tak hanya itu, motif ini juga bermakna fleksibel dan mampu menjadikan hal yang dianggap kurang menjadi bernilai lebih," papar Agnes.
Batik motif Truntum Kuncoro
Di momen ini, Tjahjo Kumolo mengenakan batik bernuansa coklat dengan detail kecil-kecil memenuhi keseluruhan body kemeja. Motif batik yang ada di kemeja ini menurut Agnes bernama Truntum Kuncoro.
Motif Truntum, kata Agnes, merupakan stilisasi bentuk bunga tunjung sekaligus bintang. "Bunga tunjung yang kecil-kecil memiliki khasiat obat. Jadi, dapat diartikan menjadi simbol pelipur lara," ungkapnya.
Sementara itu, bintang-bintang merupakan harapan dan petunjuk dari Yang Maha Kuasa dalam menghadapi persoalan hidup. "Motif Truntum sendiri bisa berarti juga kasih sayang yang selalu bersemi," tambahnya.
"Sementara itu, aksen motif Sri Kuncoro merupakan doa agar selalu rendah hati dan kuat saat kemasyuran datang," terang Agnes.