DARAH tinggi atau hipertensi memang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Pasalnya, ketika darah tinggi seseorang dapat mengalami berbagai macam gejala lanjutan seperti stroke, jantung bahkan ginjal.
Hipertensi pun tidak bisa disembuhkan hanya dengan pengobatan medis. Selain obat-obatan, untuk menyembuhkan hipertensi harus dibarengi dengan perubahan gaya hidup, seperti mengurangi konsumsi garam dan berolahraga teratur.
Tapi, serangkaian studi dengan metode Randomized Clinical Trial (RCT) hingga Systematic Review yang dipublikasikan oleh Cochrane yang dilakukan, telah membuktikan bahwa rempah-rempah bisa menurunkan darah tinggi.
Berikut ini daftar rempah untuk menurunkan darah tinggi yang telah diteliti, seperti dilansir dari KlikDokter:
Kayu Manis
Kayu manis adalah rempah yang dapat digunakan dalam berbagai menu. Mulai dari lauk pauk pendamping nasi hingga pastry seperti roti dan kue, semuanya bisa dilengkapi dengan kayu manis.
Studi yang meneliti manfaat kayu manis terhadap kesehatan sudah cukup banyak, salah satunya dikaitkan dengan hipertensi. Kayu manis terbukti dapat menurunkan tekanan darah menurut studi RCT.
Dalam studinya yang dipublikasikan National Library of Medicine, AS, kayu manis juga dapat memperbaiki fungsi endotel (sel di dinding pembuluh darah) yang dialami oleh pasien diabetes tipe 2.
Daun Basil atau Kemangi
Daun basil sering menjadi pelengkap suatu sajian karena aromanya yang khas. Dalam penelitian yang dipublikasikan National Library of Medicine, daun basil dilaporkan memiliki efek positif terhadap tekanan darah.
Ekstrak murni basil juga dilaporkan dapat menurunkan kadar tekanan darah sistolik, diastolik, dan rerata tekanan darah dengan dosis efektif 30 mg/kg. Kemungkinan, efek tersebut muncul akibat kandungan eugenol yang memiliki pengaruh terhadap kanal kalsium (yang berkaitan dengan pengaturan tekanan darah di tubuh).