Ia menambahkan, antisipasi Pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan di destinasi wisata secara konkrit adalah berperan aktif dengan mendorong seluruh industri wisata (termasuk akomodasi dan restoran) dan destinasi wisata untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan yang berbasis pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).
“Dengan adanya upaya tersebut, kami berharap dapat membangun kepercayaan kepada wisatawan bahwa Indonesia layak dan aman dikunjungi, sehingga memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat khususnya dalam peningkatan pendapatan yang berimplikasi pada akselerasi pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata,” ujar dia.
Seiring berbagai kebijakan relaksasi telah diberlakukan, Menparekraf turut melecut perusahaan maskapai internasional menambah penerbangan ke Indonesia dengan membuka lebih banyak rute.
“Kita akan terus tingkatkan daya saing pariwisata dengan negara kompetitor,” katanya.
(Salman Mardira)