Di samping itu, papercraft juga bisa menjadi alternatif belajar sambil bermain bagi anak-anak, dan berkontribusi mengurangi waktu anak bermain gadget. “Pastinya anak-anak bisa mengurangi waktu gadget mereka,” ujarnya.
Bagi remaja, membuat papercraft bisa mengasah kreativitas dan bisa pula menjadikan karya papercraft bikinan sendiri sebagai hadiah. “Ini kan dirakit sendiri, jadinya lebih meaningful (sebagai hadiah),” kata dia.
Kemudian untuk orang dewasa dan para orangtua, papercraft bisa menjadi koleksi yang unik. “Bisa untuk koleksi, model acuan, hingga konten edukasi misalnya untuk anak-anak mereka,” ujar dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)