SAAT lebaran kita sering kalap makan apa saja yang enak lezat dan berlemak. Padahal perilaku ini sangat berbahaya. Apalagi kolesterol suka menyerang tanpa gejala.
Sakit kepala atau sakit leher sering dianggap sebagai tanda bahwa seseorang memiliki tingkat kolesterol yang tinggi, namun hal tersebut tidak benar.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Rudy Kurniawan, Sp.PD mengatakan, kolesterol seringnya tidak memiliki gejala atau tanda. Ketika diperiksakan, kebanyakan jumlahnya langsung tinggi.
Gejala sakit kepala, sakit leher hingga tengkuk terasa berat, menurut dr. Rudy adalah gejala dari penyakit lain. Oleh karenanya, penting bagi seseorang untuk secara berkala memeriksa tingkat kolesterolnya.