ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap setidaknya sebanyak 169 kasus Hepatitis akut yang tidak diketahui asalnya terdeteksi di 12 negara, di antara anak-anak berusia satu bulan hingga 16 tahun.
Bukan hanya itu, juga ditemukan seorang anak telah meninggal dan 17 lainnya membutuhkan transplantasi hati di tengah wabah hepatitis yang melanda banyak negara.
"Belum jelas apakah ada peningkatan kasus hepatitis, atau peningkatan kesadaran kasus hepatitis yang terjadi pada tingkat yang diharapkan tetapi tidak terdeteksi. Sementara adenovirus adalah hipotesis mungkin, penyelidikan sedang berlangsung untuk agen penyebab," ujar WHO dilansir Newsweek, Senin (25/4/2022).
Dalam kasus tersebut, sebagian besar di Inggris karena 114 kasus dilaporkan pada Kamis, sementara sembilan kasus terdeteksi di AS, menurut WHO. Kasus juga diidentifikasi di Spanyol, Israel, Denmark, Irlandia, Belanda, Italia, Norwegia, Prancis, Rumania, dan Belgia.