7 Bukti Indonesia Negara Paling Kaya di Zaman Dulu, Surganya Rempah hingga Padi Melimpah

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Minggu 24 April 2022 11:00 WIB
Peta Negara Indonesia (Foto: Worldometers)
Share :

3. Kaya sumber daya energi

Kalimantan dulunya dikenal dengan nama Warunadwipa yang berarti Pulau Dewa Laut. Dalam berita-berita China (T’ai p’ing huan yu chi), Kalimantan disebut dengan Chin li p’i shih.

Sedangkan dalam naskah Jawa Kuno, Kalimantan disebut Nusa Kencana. Orang Melayu menyebutnya Pulau Hujung Tanah dan kolonial Inggris dan Belanda menyebutnya sebagai Borneo.

Di pulau ini, pedagang asing datang untuk mencari kamfer, lilin, dan sarang burung walet yang dibarter dengan guci keramik yang bernilai tinggi bagi masyarakat Dayak. Ketika para pendatang dari India dan Melayu memasuki muara-muara sungai untuk bercocok tanam, mereka ternyata menemukan tambang emas dan intan.

Di Kalimantan pernah berdiri kerajaan Hindu tertua yaitu Kutai. Sejak abad ke-4, Kutai sudah disebut-sebut pada berita-berita India dengan nama “Quetaire” serta pada berita Cina abad ke-9 yang menyebutnya sebagai “Kho They” yang artinya kerajaan besar. Dalam Kitab kuno Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca disebutkan tentang kerajaan besar ini yang disebut dengan Tanjung Kute.

Kini Kalimantan menjadi salah satu tempat di Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat banyak seperti batu bara, minyak, gas, dan panas bumi. Hutan gambut di Kalimantan sebenarnya juga baik untuk pembangkit listrik ataupun pemanas pengganti batu bara. Kalimantan ternyata juga memiliki cadangan uranium yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

4. Sunda kecil surga wisata

Ptolemaeus menyebutkan ada tiga buah pulau bernama Sunda di sebelah timur India. Dari informasi itu, para ahli ilmu bumi dari Eropa kemudian menggunakan kata Sunda untuk menamai beberapa wilayah dan pulau di timur India.

Pulau-pulau yang terbentuk di dataran Sunda itu kemudian diberi nama Kepulauan Sunda Besar (Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan) dan Kepulauan Sunda Kecil (Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan Timor).

Kepulauan Sunda Kecil ini terkenal atas keindahan alamnya yang menakjubkan. Untuk itu, banyak yang sudah mengunjungi Sunda Kecil untuk berwisata. Contohnya saja perjalanan Rsi Markandya pada abad ke-8 dari Jawa ke Bali yang sudah melakukan perjalanan wisata dengan membawa misi-misi keagamaan.

Mpu Kuturan yang mengembangkan konsep Tri Sakti di Bali juga datang pada sekitar abad ke-11. Tahun 1920, wisatawan Eropa juga mulai datang ke Bali yang oleh orang Eropa disebut juga sebagai the Island of God.

(Foto: researchgate.net)

Di bagian lain Sunda Kecil atau tepatnya Nusa Tenggara Barat yang juga sudah dikenal sebagai tempat wisata bagi para raja-raja dari kerajaan Bali. Sebuah Taman Narmada dibangun pada tahun 1727 di Pulau Lombok sebagai tempat peristirahatan raja-raja.

Selain itu, kuda dari Nusa Tenggara juga sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu. Pada abad ke-13 saja, NTB sudah mengirim kuda-kuda mereka ke Pulau Jawa.

Selain NTB, Nusa Tenggara Timur juga memiliki kekayaan yang berharga yaitu kayu cendana. Komoditas ini telah diperdagangkan sejak awal abad masehi. Banyak pedagang dari berbagai wilayah Indonesia bagian Barat dan Cina berlayar ke berbagai wilayah di NTT untuk mendapatkan Cendana.

Hingga kini, daerah Sunda Kecil masih terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang indah. Bali, Lombok, Pulau Komodo, dan daerah-daerah lain di wilayah tersebut masih menyajikan wisata yang misterius namun menawan sehingga selalu menjadi daya tarik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya