Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof, Dr. Zubairi Djoerban, SpPD KHOM menerangkan, jika varian XE belum bisa dipastikan berbahaya atau tidak.
Walaupun sebuah laporan UKHSA mengatakan,"Varian XE menunjukkan bukti penularan komunitas di Inggris, meskipun saat ini kurang dari satu persen dari total kasus berurutan."
Dikatakan varian XE memiliki tingkat pertumbuhan 9,8 persen di atas BA.2, dan sekitar 637 kasus XE telah terlihat di Inggris sejak 19 Januari.
BACA JUGA:Kemenkes Belum Tahu Apakah Varian XE Bisa Timbulkan Lonjakan
Dengan ini, Prof Zubairi mengimbau agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker. "Belum ada alasan untuk khawatir. Tetap pakai masker," jelas Prof Zubairi dalam Twitter pribadinya @ProfesorZubairi dikutip Selasa, (5/4/2022).
(Dyah Ratna Meta Novia)