Sebagian masyarakatnya beranggapan, bahwa acara Mandi Balimau sudah merupakan tradisi dari dulunya, sebelum agama Islam merubah cara tatanan kehidupan masyarakat Minangkabau.
Namun jika dipahami tentang kesepakatan Perjanjian Bukit Marapalam tersebut, dimana semua kebiasaan nenek moyang yang bertentangan dengan ajaran Islam harus ditiadakan.
Diakui juga, tradisi Mandi Balimau ini tujuan awalnya memang salah satu cara masyarakat untuk menyucikan diri. Kemudian ada yang beranggapan Mandi Balimau sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat disekitarnya.
(Salman Mardira)