ALERGI serbuk bunga memiliki gejalanya hampir mirip dengan debu. Sepintas gejala alergi serbuk bunga atau dikenal Rhinitis mirip demam flu. Yakni hidung tersumbat, kadang berair, dan bersin-bersin.
dr. Selfiyanti Said M.Kes Sp.THT-KL menjelaskan, penderita alergi rhinitis biasanya mengalami kekambuhan gejala cukup sering. Misal pada musim penghujan dimana suhu harian lebih dingin, kadang terjadi hampir setiap hari.
"Bedanya flu disebabkan oleh infeksi virus influensa sedangkan Alergi Rhinitis dipicu oleh reaksi alergi. Bisa jadi karena alergi terhadap cuaca, debu, bulu hewan, serbuk bunga hingga stres," katanya.
Beberapa orang hanya mengalami alergi serbuk bunga selama beberapa bulan karena sensitif terhadap faktor musiman, seperti serbuk sari pohon atau rumput. Orang lain menderita rinitis alergi sepanjang tahun.
Kebanyakan orang dengan rinitis alergi memiliki gejala ringan yang dapat dengan mudah dan efektif diobati.Tetapi bagi sebagian orang gejalanya bisa parah dan terus-menerus, menyebabkan masalah tidur dan mengganggu kehidupan sehari-hari.
Gejala alergi bunga terkadang membaik seiring waktu, tetapi ini bisa memakan waktu bertahun-tahun dan kondisi ini tidak akan hilang sama sekali. Tetapi jika Anda mengalami demam, sistem kekebalan Anda mengira alergen mengganggu.
Sistem kekebalan mencoba melindungi tubuh Anda dengan melepaskan bahan kimia alami ke dalam aliran darah Anda. Bahan kimia utama disebut histamin. Ini menyebabkan selaput lendir di hidung, mata dan tenggorokan menjadi meradang dan gatal saat mereka bekerja untuk mengeluarkan alergen.