Desa Belitar Seberang itu sendiri sudah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Rejang Lebong pada awal 2021 lalu dan mulai sekarang mendapatkan penyertaan modal melalui BUMDes setempat sebesar Rp25 juta.
"Penyertaan modal dari dana desa yang kami terima ini dialokasikan untuk pembuatan gazebo, mushola, WC dan kantin. Kita juga masih mencoba mengajukan bantuan untuk pengembangan obyek wisata Air Terjun Tri Sakti ke pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dilakukan pengembangan," ujarnya.
Perhatian pemerintah ini sangat penting karena jika hanya mengandalkan dana desa maka sulit dilaksanakan mengingat anggarannya terbatas dan anggaran yang dibutuhkan cukup besar terutama pembangunan jalan menuju lokasi dari desa mereka sekitar 2 KM.
Jalanan menuju ke lokasi wisata itu saat ini masih berbentuk jalanan tanah dan bebatuan menyusuri tebing, sehingga jika turun hujan sulit dilalui, di mana jika ditempuh dengan menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi sekitar 30 menit dan jika berjalan kaki sekitar 1 jam perjalanan.
Potensi pariwisata yang dikembangkan sejumlah desa wisata di Kabupaten Rejang Lebong saat ini merupakan hal yang positif guna menghidupkan ekonomi kerakyatan dari pinggiran. Agar keberadaan desa wisata ini tetap eksis dan menjadi destinasi wisata unggulan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak.
(Salman Mardira)