PARIWISATA merupakan sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, selain pertanian dengan produk utama kopi, aren dan aneka sayurannya.
Sejumlah lokasi wisata alam terdapat di daerah yang berjuluk "bumie pat petulai" tersebut mulai dari air terjun, pemandian air panas, hutan lindung Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), sungai dan gunung api.
Semua potensi wisata ini masih natural dan belum mengalami perubahan sehingga jika pengunjung mendatangi lokasi-lokasi wisata yang ada ini akan merasa nyaman dan tenang. Para pengunjung akan merasakan sensasi alam dari sejuknya hawa pengunungan atau hutan yang masih asri, gemericik air sungai atau dentuman bunyi air terjun yang jatuh menimpa bebatuan.
BACA JUGA: Jalan-Jalan ke Rejang Lebong, Jangan Lupa Beli Pisang Ambon Curup
Pengembangan sektor pariwisata tersebut dalam visi misi ketujuh dari sembilan macam rencana pembangunan pasangan itu, berupa mewujudkan pembangunan kawasan berbasis potensi lokal (pertanian dan pariwisata), kemudian ekonomi kreatif untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Adapun penjabaran dari visi misi pasangan ini ialah menjadikan Kabupaten Rejang Lebong sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu, di mana selain memiliki sejumlah obyek wisata potensial juga memiliki berbagai komoditas unggulan seperti kopi, gula, aren dan tanaman hortikultura lainnya.
Wisata Hutan Madapi TNKS di Rejang Lebong (Antara)
Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi menyatakan, untuk mengembangkan dunia pariwisata Kabupaten Rejang Lebong harus dilaksanakan secara holistik dengan mempertimbangkan seluruh aspek pendukung seperti sarana dan prasarana pariwisata yang berkualitas, pelaku usaha wisata yang berkompeten dan melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepariwisataan.
"Untuk mewujudkan sembilan visi misi ini tentunya tidak bisa dilaksanakan secara cepat tergantung dengan ketersediaan anggaran daerah, untuk itu kami memohon dukungan dari semua pihak sehingga bisa mewujudkan program pembangunan ini menuju Rejang Lebong yang lebih baik," ungkapnya.
BACA JUGA: Rejang Lebong Punya 5 Desa Wisata Baru, Berikut Nama-namanya
Dirinya juga meminta kalangan dinas/instansi terkait di Kabupaten Rejang Lebong untuk membantu mencari anggaran ke pemerintah pusat atau provinsi bahkan kepada pihak swasta yang bisa membantu pengembangan potensi pariwisata yang dimiliki daerah itu, karena jika mengandalkan dana APBD setempat jumlahnya sangat terbatas.
Wisata favorit
Sejumlah lokasi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong saat ini telah menjadi tujuan wisata favorit diantaranya Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang yang berjarak sekitar 15 KM dari Kota Curup, ibu kota Rejang Lebong.
Di tempat ini para wisatawan selain bisa naik ke puncak Gunung Api Bukit Kaba yang memiliki ketinggian 1.952 Mdpl pengunjung bisa berkemah dan memandang kawah maupun pemukiman penduduk yang dipenuhi hamparan perkebunan sayuran milik warga setempat.
Sedangkan yang lainnya ialah Pemandian Suban Air Panas di Kecamatan Curup Timur, para pengunjung yang datang ke sini bisa berendam di kolam-kolam air hangat yang telah disiapkan pengelola serta menikmati air terjun serta keindahan alam yang masih asri.
Kolam air hangat yang ada di Pemandian Suban Air Panas ini airnya berasal dari perut bumi dan Gunung Api Bukit Kaba, setiap hari libur selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah seperti Kota Bengkulu, sejumlah daerah di Provinsi Sumsel, Jambi dan lainnya.
Lokasi wisata alam lainnya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong ialah Air Terjun Batu Betiang yang berada di dalam kawasan TNKS Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya. Lokasi wisata ini baru dibuka pada 2018 lalu dan kini masih dalam pengembangan namun setiap hari libur banyak didatangi wisatawan.