Jenis-jenis insulin yang bisa digunakan, meliputi:
- Rapid-acting insulin: bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam
- Regular (short-acting) insulin: bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam
- Intermediate-acting insulin: bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan 14-16 jam
- Long-acting insulin: bekerja 2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam
- Ultra long-acting insulin: bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam
- Insulin campuran: kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short-acting insulin
Tak seperti tipe-1, penderita diabetes tipe-2 hanya membutuhkan suntikan insulin ketika kadar gula darah melebih batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan.
Menerapkan pola hidup sehat merupakan cara mengatasi diabetes di usia muda yang paling sederhana. Beberapa tindakan yang harus dilakukan penderita diabetes antara lain konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, istirahat dengan cukup, hingga menghilangkan kebiasaan merokok.
Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, sebagian dokter mungkin akan meresepkan obat seperti metformin bagi penderita diabetes tipe-2. Adapun, pemberian obat untuk penderita diabetes tipe-1 dimaksudkan untuk melindungi organ penting seperti jantung, ginjal, dan hati dari kerusakan.
Gejala diabetes usia muda harus menjadi perhatian kita semua. Khususnya anak muda, harus lebih menjaga kesehatan agar tidak mudah mengidap diabetes melitus.
(Martin Bagya Kertiyasa)