Menurutnya, perlu dicapai kesepakatan kerjasama antar negara untuk pengenalan verifikasi sertifikat vaksin supaya bisa diakui di negara lain terutama di negara-negara anggota G20.
"Ini adalah suatu langkah jangka panjang yang bisa diambil untuk mengamankan perjalanan internasional dan mengurangi penyebaran virus sambil menjaga mobilitas pelaku perjalanan internasional,” jelasnya.
BACA JUGA:Jadi Tuan Rumah G20, Indonesia Diharapkan Bahas Masalah Lingkungan Pasca-Pandemi
Dia juga mendorong inisiatif dalam perluasan manufaktur vaksin Covid-19, pengobatan, serta diagnostik ke negara-negara berkembang. Juga dibutuhkan hubungan global bagi para ilmuwan di bidang virologi, imunologi, epidemiologi, dan di bidang keilmuan lainnya yang terkait dengan krisis kesehatan.
(Dyah Ratna Meta Novia)