Hal inilah yang menyebabkan banyak pasien yang baru menyadari penyakit ini di stadium lanjut. Oleh karena itu, Abdul mengimbau agar masyarakat dapat melakukan deteksi dini kanker usus besar agar penanganan pun dapat dilakukan lebih awal.
“Kanker usus besar umumnya tidak bergejala pada stadium awal sehingga seringkali pasien datang sudah pada stadium lanjut. Itulah sebabnya deteksi dini kanker usus besar sangat penting terutama jika Anda memiliki faktor risiko," kata Abdul.
Seseorang yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker usus besar adalah memiliki orangtua, saudara kandung, atau kerabat dekat dengan riwayat kanker usus besar (faktor genetik), pernah terdiagnosa polip pada usus besar dan pernah menjalani terapi radiasi pada area perut atau pelvis.
BACA JUGA:Sering Mengalami BAB Berdarah, Coba Atasi dengan Cara Ini
Selain itu, seseorang yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti merokok, pola makan tidak sehat, kurang olahraga, dan konsumsi alkohol berlebih juga memiliki risiko yang tinggi. Selanjutnya, seseorang yang memiliki riwayat penyakit diabetes dan obesitas pun juga berisiko mengalami kanker usus besar.
(Dyah Ratna Meta Novia)