DOKTER Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM menyarankan setiap orang perlu mengetahui status gizinya guna mendeteksi obesitas.
"Ketahui dulu status gizi masing-masing. Jangan sampai merasa tidak (obesitas) atau ketakutan sekali kayaknya kalau mengukur indeks massa tubuh ternyata masuk obesitas," kata Dokter Marya.
Anda bisa memeriksa indeks massa tubuh (IMT) yang perhitungannya melibatkan berat dan tinggi badan untuk mengetahui klasifikasi Anda apakah terlalu kurus atau berat badan berlebih. Tetapi ini bukan menjadi satu-satu ukuran.
"BMI atau IMT untuk bisa ancer-ancer, berdasarkan berat badan dan tinggi badan lalu kita masukkan ke klasifikasi. Tapi kalau kita melihat namanya obesitas yakni tumpukan lemak, kita merasa badan yang gede-gede ini namanya obesitas. Bisa jadi iya, tetapi bisa jadi tidak," kata Dokter Marya.