Tidak sampai di situ, Afina juga merasakan hal yang aneh pada tubuhnya dan tiba-tiba langsung keluar bercak-bercak merah seperti melepuh. Mulai wajah, tangan, hingga telapak tangan dan kakinya.
"Dan akhirnya ibu aku bilang, ayo ke RS Primaya Bekasi. Jadi dari Bandung langsung otw ke Primaya Bekasi. Masuk IGD langsung isolasi. Ada yang bilang Steven Johnson Syndrome (SJS), tapi ada kemungkinan juga autoimun karena kita dites ana profile tapi hasil tesnya belum ada," tuturnya.
Baca juga: Resep Ricotta Cheesecake, Bikin Libur Panjang Bareng Keluarga di Rumah Makin Manis!
Unggahannya ini kemudian ditanggapi oleh salah seorang dokter yaitu praktisi kesehatan dr Mario Johan atau akrab dipanggil dr Joe yang juga pernah bertugas di rumah sakit yang sama. Ia mengatakan kejadian tersebut bisa mengarah ke SJS.
"Kalau dari penampakan aku kan gak periksa nih ya. Tapi kalau dari penampakannya itu mengarah ke Steven Johnson Syndrome (SJS) kebetulan aku beberapa kali ketemu kasus ini. Tapi aku setuju juga, ada kemungkinan itu adalah autoimun," terang dokter sekaligus content creator tersebut.
Baca juga: Pertama sejak Pandemi, Indonesia Catat Rekor Kesembuhan Tertinggi Pasien Covid-19
Lalu dr Joe mengatakan SJS bisa timbul karena infeksi bisa juga dari reaksi alergi obat. Akan tetapi, kata dia, ada yang jauh lebih parah dari SJS yaitu Toxic Epidermal Necrolysis (TEN).
"Sebenarnya ada juga yang bentuknya lebih parah dari SJS namanya TEN. Obat yang bisa nyebabin SJS itu kayak obat anti asam," ungkapnya.
(Hantoro)