Industri pariwisata Bali juga menawarkan hotel sistem non-bubble yaitu wisatawan mancanegara menghabiskan waktu karantina hanya di kamar saja.
"Saat ini Bali memiliki 65 hotel karantina dan 27 di antaranya adalah hotel karantina dengan sistem bubble. Hal ini memberikan opsi atau pilihan kepada PPLN atau wisman," ujar Cok Ace.
Pemprov Bali dalam mengeluarkan rekomendasi untuk hotel karantina bubble dan non-bubble dibantu oleh tim verifikasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Denpasar dan PHRI Bali.
Di sisi lain, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 juga bekerja sama dengan Pemprov Bali, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan pariwisata untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sarana pariwisata.
Selanjutnya juga akselerasi vaksinasi Covid-19 kepada pelaku pariwisata dan menyiapkan standar operasional prosedur untuk manajemen atau penerimaan PPLN/wisman yang datang ke Bali.
(Kurniawati Hasjanah)