PESAWAT milik maskapai Juneyao Airlines mendarat darurat di Bandara Internasional Tianhe, Wuhan, China, setelah kaca jendela kokpit mengalami keretakan hingga menimbulkan kecemasan penumpang.
Pesawat tersebut mendarat di ibu kota Provinsi Hubei, Sabtu malam lalu, setelah sekitar dua jam bertolak dari Shanghai pada pukul 19.30 waktu setempat atau 18.30 WIB.
Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Chengdu, Provinsi Sichuan, pada pukul 23.00 waktu setempat.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan seluruh penumpang beserta awak kabin ditempatkan di hotel sambil menunggu penerbangan berikutnya.
Pesawat Airbus A320-200 itu telah dioperasikan oleh Juneyao selama hampir 13 tahun.
"Penyebab umum retakan di kokpit kaca depan adalah faktor material yang sudah menua, delaminasi, pemanasan yang tidak merata dan berlebih, benturan benda asing, dan pemasangan yang buruk, meskipun penyebab sebenarnya dalam kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi," kata Kapten Senior Chen Jianguo seperti dikutip laman berita Yicai Global.
Ia mengatakan, kaca depan pesawat Airbus memiliki enam lapisan dan semuanya dapat menahan dua kali daya tekan maksimum sehingga pesawat aman selama lapisan kaca tengah atau dalam masih utuh.