TGB kembali menjawab; “Dulu ada Tuan Guru Athar, tapi sudah wafat,”
Jumatri langsung terdiam, nampak termenung mendengar jawaban sang ulama kharismatik itu.
“Kenal Pak? Sebentar dulu. Ini Pak Gubernur, ya?,” tanya Jumatri kepada TGB yang saat itu memakai masker dan topi.
TGB pun hanya bungkam Beliau seraya menatap tajam pemuda yang pernah bertugas di Timor Leste itu.
Tak selang berapa lama Jumatri kaget bukan main. Ia langsung menghampiri dan mencium tangan TGB menunjukkan rasa hormatnya.
(Foto: Facebook/Muhlisin)
Jumatri lantas menaikkan helmnya dan membuka masker kemudian menaruh tangan TGB di kepala beliau. “Ya Allah, ampun tuan guru, tiang tidak tanda, tiang sering ikut pengajian tuan guru, maafkan tiang tuan guru,” kata Jumatri yang merasa bersalah atas sikapnya.
“Tidak apa-apa, itu namanya profesional, saya salut atas ketegasan bapak,” jawab TGB sambil mengelus-elus pundak Jumatri.
“Maaf tuan guru, benar-benar saya tidak tanda,” ucap Jumatri berkali-kali.