Intip Tradisi Perang Api di Bali untuk Bersihkan Alam Semesta

Yunda Ariesta, Jurnalis
Kamis 03 Februari 2022 16:08 WIB
Tradisi Perang Api di Bali (dok iNews/Yunda)
Share :

TRADISI unik dan cukup ekstrem dilakukan Desa Duda dan Duda Timur, Karangasem, Bali. Tradisi dengan nama siat api itu tak lain yakni perang api.

Lama tak diselenggarakan akibat pandemi Covid-19, kedua desa itu kini kembali menggelar tradisi perang api.

Perang api ini yakni menggunakan daun kelapa kering yang dibakar. Kemudian puluhan pemuda saling serang dengan memukulkan api ke tubuh lawan.

BACA JUGA:Pantai Kenjeran Surabaya Siap Dilengkapi Overdeck, Wisatawan Bisa Berjalan ke Tengah Laut

Perang api ini digelar di sebuah jembatan pertemuan antar dua desa tersebut.

Tradisi ini diawali dengan penampilan Sendratari yang menceritakan asal mula dimulainya perang api ini. Dahulu di dua desa ini ada wabah besar yang mengakibatkan banyak warga sakit.

Setelah dilakukan penerawangan oleh tokoh spiritual diberi petunjuk untuk menyelenggarakan perang api ini sebagai simbol pembersihan bhuana agung atau alam semesta.

Tahun ini, merupakan pelaksanaan perang api yang kelima kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 1963, 2017, 2018 dan 2019. Dengan bertelanjang dada menggunakan kamen saput berwarna poleng atau hitam putih dan udeng.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya