Wisatawan Candi Borobudur akan Diwajibkan Pakai Sandal Khusus, Intip Penampilan Kecenya

Vien Dimyati, Jurnalis
Kamis 20 Januari 2022 13:04 WIB
Sandal khusus upanat (dok Kemenparekraf)
Share :

Terkait penataan kawasan Borobudur, Menparekraf Sandiaga menyampaikan apresiasi karena penataan yang dilakukan akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya adalah penataan Concourse pada zona 2 Candi Borobudur.

Selain itu juga penataan gerbang masuk kawasan Candi Borobudur seperti Gerbang Palbapang dan Gerbang Kembang Limus.

"Saya pastikan pembangunan ini tidak menyalahi guidance, tidak menyalahi kaidah dan ini kita lakukan sepenuhnya dengan konsultasi terhadap pihak-pihak yang berkompeten jadi dapat kita pastikan pembangunan ini semua dalam lingkup koridor yang sudah ditetapkan melalui pelestarian Borobudur," kata Sandiaga.

Dia menjelaskan, pembangunan Gerbang Palbapang sudah 100 persen, tinggal kesiapan dari pemerintah daerah untuk menyiapkan pengoperasian serta pemeliharaan.

"Concourse kita lihat ini sudah 97 persen, tinggal dikit dirapikan. Tapi pada intinya kami berpendapat, progres yang sudah dicapai Borobudur sudah sangat signifikan dan ini perlu kita beri apresiasi," kata Sandiaga.

Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati, menjelaskan, nantinya wisatawan memang akan dapat berkunjung hingga ke struktur terbatas Candi Borobudur dengan jumlah terbatas dan menggunakan sandal khusus yang diberi nama Upanat. Namun untuk waktu tepatnya, masih akan ditentukan lebih lanjut.

"Karena masih ada yang harus diselesaikan untuk kita membuka Candi Borobudur untuk bisa naik ke struktur terbatas pengunjungnya," kata Wiwit.

Pengunjung yang naik nantinya juga wajib didampingi pemandu yang akan menjelaskan secara lebih rinci. Terutama informasi tentang Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang memiliki outstanding universal value.

Bekerja sama dengan Taman Wisata Candi, pihaknya juga telah membuat travel pattern sehingga pengunjung yang naik ke zona 1 sudah ditentukan titik-titik mana yang bisa mereka pilih untuk dikunjungi dengan bebagai tema berdasarkan relief yang ada di candi. Mulai dari tema flora, fauna, kemaritiman, wellness, dan lainnya.

"Begitu juga dengan zona 2, juga disajikan berbagai tema dan nanti wisatawan akan kita arahkan keluar ke kawasan desa-desa, sehingga masyarakat dapat menerima pemanfaatan. Ini salah satu pola distribusi pengunjung guna menjaga kelestarian Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia," kata Wiwit.

Sementara Corporate Secretary Taman Wisata Candi (TWC), Emilia Eny Utari, juga mengapresiasi penataan yang dilakukan karena akan membuat pengunjung lebih nyaman.

"Kami berharap kita bisa berkolaborasi untuk mempersiapkan. Tadi juga akan ada sandal khusus yang merupakan satu fasilitas pendukung sehingga bisa berikan pengalaman baru sehingga mereka yang datang ke Candi Borobudur, pulang bisa bawa suvenir sandal yang bagus," kata Emilia.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya