3. Terbang secara manual
Salah satu pilot mengatakan, hal terbaik yang dapat dilakukan untuk bersiap saat pendaratan pesawat adalah terbang secara manual sebanyak mungkin melalui penurunan dan pendekatan akhir. Lihat pengaturan trim apa yang terasa benar, dan uji aileron dan elevator untuk melihat bagaimana pesawat 'dikalibrasi' ke input Anda.
Lokasi CG di pesawat juga memiliki peran yang cukup besar di sini. Berlatih dengan sedikit gerakan elevator selama pendekatan akhir akan memberi indikasi mudah atau sulitnya menahan pesawat dari tanah selama touchdown.
4. Pendaratan halus tidak selalu aman
Setiap orang menyukai pendaratan yang mulus. Namun, hal itu bukan satu-satunya yang harus diperjuangkan. Persepsi penumpang dan awak kabin tentang 'kelancaran' seharusnya tidak lebih penting daripada mendarat tepat sasaran dan berhenti dengan banyak ruang kosong.
Terbangkan pesawat secara manual untuk merasakan input kontrol dan tetap pada kecepatan pendekatan yang dipublikasikan. Inersia, karakteristik roda pendarat, dan perbedaan kontrol menjadi faktor penghambat terjadinya pendaratan mulus. Oleh karena itu, sang pilot harus lebih waspada dan fokus saat pendaratan.
(Salman Mardira)